| Zakat Profesi | : Rp. | 24.779.139,- |
| Zakat Maal | : Rp. | 2.835.000,- |
| Infak/Shodaqoh | : Rp. | 4.418.500,- |
| Total | : Rp. | 32.032.639,- |
| Terbilang : [ tiga puluh dua juta tiga puluh dua ribu enam ratus tiga puluh sembilan Rupiah ] | ||
Deni Lubis, MA
Ketika Ibnu Taimiyah menerangkan tentang maiyatullah (kebersamaan Allah), beliau menganalogikan sepeti bulan atau matahari yang hanya satu tetapi dapat bersama dengan
Ir. H. Endang Oman
Beberapa kali Tedi harus menghela nafas panjang karena jalanan yang sempit dan tikungan yang tajam. Ini adalah kali ke sekian, ia harus menempuh rute sedikit ekstrim untuk membawa dua dokter, tiga apoteker, dan beberapa box obat ke lokasi Klinik Dhuafa Ibnu Sina (KDIS) keliling. Meskipun masih berada di wilayah Kota Bogor, lokasi KDIS keliling pada Selasa, di awal Februari 2010 lalu, berada di wilayah yang relatif jauh dari pusat kota.
Lokasi KDIS keliling memang seringnya berada di lokasi-lokasi seperti ini. Menurut Dewi Rahmi Hakim, Koordinator KDIS, lokasi KDIS keliling memang mensyaratkan lokasi yang relatif jauh dari pusat layanan kesehatan. “Dan tentunya di lokasi tersebut banyak dhuafanya,” papar Dewi. Di tahun 2010 ini, lanjutnya, KDIS keliling terus melakukan upaya serupa. “Alhamdulilah, sampai saat ini, KDIS tetap mendapatkan respon positif dari warga sekitar,” ungkap Dewi.
Secara total di Januari sampai April, KDIS keliling telah melayani kurang lebih 1.271 pasien. Kunjungan terbesar ada di bulan Februari, total pasien KDIS keliling mencapai 382 pasien. Sedangkan tingkat kunjungan pasien terkecil ada di bulan Januari yang mencapai 242 pasien.
Pelayanan KDIS keliling pun bersamaan dengan terus menggeliatnya pelayanan KDIS Masjid Raya, KDIS Masjid Agung, KDIS PDAM Tirta Pakuan. Ke tiga KDIS ini tetap mendapatkan respon positif warga Kota Bogor, terutama kalangan dhaufa. Dari Januari sampai April, KDIS Masjid Raya telah melayani kurang lebih 1624 pasien. Sedangkan KDIS Masjid Agung telah melayani kurang lebih 2096 pasien dan KDIS PDAM Tirta Pakuan telah melayani 532 pasien. Dan bagi Dewi, semua layanan KDIS akan terus menyapa dhuafa Kota Bogor untuk mendapatkan layanan kesehatan. ARW





















