Selayang Pandang
Enam bulan atau biasa kita sebut dengan istilah setengah tahun, adalah rentang waktu yang telah dilalui BAZ Kota Bogor periode 2009-2011. Rentang waktu yang masih teramat muda untuk sebuah pembuktian kinerja. Namun, tak ada salahnya untuk duduk sejenak merapihkan diri dan melakukan evaluasi untuk langkah yang lebih baik.
Sebagai awal, mari kita melihat data Badan Pusat Statistik tentang data kemiskinan Kota Bogor. Menurut data BPS, 17.836 penduduk kota Bogor adalah penduduk miskin. Dengan demikian, kurang lebih 1 dari 5 orang penduduk Kota Bogor adalah penduduk miskin. Idealnya, jika saja setiap 4 orang mampu membantu 1 orang miskin, maka Kota Bogor dapat tumbuh sejahtera. Di sinilah peran BAZ Kota Bogor yang sesungguhnya amat strategis untuk sebuah motor pengentasan kemiskinan.
Karena zakat dan infaq adalah instrumen yang sangat memungkinkan untuk menarik keterlibatan masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan. Jika 4:1 terlalu ideal, boleh jadi tantangan awal adalah 1:1, artinya BAZ Kota Bogor harus dapat menghimpun sedikitnya 17 ribu muzaki dan munfiq. Tantangan yang tak kalah penting adalah jumlah mustahik yang terlayani, jika BAZ Kota Bogor menargetkan melayani setengah dari penduduk miskin, maka setidaknya harus menjangkau 9 ribu mustahik. Sebuah target yang sulit memang, tetapi dengan pertolongan Allah SWT, hal itu sangat mungkin dicapai, insyaallah.
Langkah kongkrit menuju tujuan tersebut adalah empat hal yang menjadi fokus perhatian BAZ Kota Bogor di tahun 2009. Pertama, inovasi dan sinergi serangkaian program telah dan terus berjalan menyentuh kaum dhuafa Kota Bogor sejak jajaran pengurus BAZ Kota Bogor pertama kali bekerja pada bulan Januari 2009. Kedua, transparansi dan akuntabilitas keuangan terus dibangun dengan menampilkan laporan keuangan setiap bulan di majalah internal untuk muzakki (Riz-Q) dan koran Radar Bogor sebagai harian lokal terbesar di Kota Bogor. Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan muzaki dan mustahik dengan dirintisnya sistem informasi manajemen (SIM). Keempat, inovasi program kampanye sadar zakat dan pembentukan jaringan muzaki yaitu Komunitas 2,5 %.
Alhamdulilah, seiring dengan itu, telah terjadi peningkatan kepercayaan masyarakat Kota Bogor terhadap BAZ Kota Bogor. Hal ini dibuktikan dengan tren penerimaan zakat dan infaq yang meningkat setiap bulannya. Semoga setiap kerja keras ini kelak menjadi kontribusi besar bagi kesejahteraan umat Islam, dan semoga Allah SWT meneguhkan BAZ Kota Bogor dalam keamanahan.
|